BREAKING NEWS

Join the Club

Jumat, 23 Januari 2015

Wisata Air Panas Padusan Mojokerto

Wisata Air Panas Padusan Mojokerto ini tepatnya terletak di desa Padusan, Pacet, Mojokerto. Rute menuju Padusan dapat dilalui dari arah pertigaan Krian belok kiri menuju arah Mojosari hingga terus masuk Kecamatan Pacet. Jarak yang ditempuh dari sini menuju Wisata Air Panas Padusan sekitar 4 km. Kalau dari arah Kota Mojokerto, sudah ada petunjuk jelas yang terpasang. Jika Anda dari Malang/Pandaan, Anda bisa lewat Prigen - Trawas. Lewat jalan ini lebih berkelok-kelok dibandingkan dengan lewat Krian.

Wisata Air Panas Padusan masuk dalam lokasi kawasan lereng Gunung Welirang, dimana daerah sekitar tumbuh subur pohon pinus. Daerah sekitar merupakan kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) R. Soeryo yang digunakan untuk lokasi bumi perkemahan. Anda bisa mengelilinginya dengan menggunakan kuda sewaan yang disediakan di depan Padusan.

Wisata Air Panas Padusan sudah dikelola secara profesional, Di area Wisata Air Panas Padusan, selain air panas, juga terdapat kolam air biasa untuk dewasa dan anak-anak. begitu melewati pintu masuk, kita langsung dapat melihat kolam renang dewasa, sedangkan kolam renang anak ada di sebelah kanan dari pintu masuk. Sementara Air Panas padusan berada paling pojok sebelah kanan.

Air Panas Padusan ini dikelompokkan menjadi lima kolam, dua di bagian atas, dan tiga di bagian bawah. Masing-masing memiliki tingkat suhu yang berbeda. Anda bisa mencobanya satu-per satu. Saya sarankan Anda mulai dari yang paling rendah suhunya.

Bila Anda sudah puas berendam di Air Panas Padusan, Anda bisa belanja sayur-sayuran segar yang banyak dijual di depan pintu masuk. Atau Anda bisa mengunjungi Air Terjun Grenjengan yang berada satu lokasi dengan Air Panas Padusan. Atau bila Anda masih punya banyak waktu, Anda juga bisa mengunjungi Air Terjun Canggu yang letaknya hanya beberapa ratus menter dari pintu masuk.

Tampak luar Air Panas Padusan
Kolam renang untuk dewasa

Kolam renang anak-anak

Air Panas Padusan dilihat dari atas
 

Banjir Bandang Putuskan Jalan Raya Lamongan Menuju Mojokerto


Liputan6.com, Mojokerto- Jalan Raya Lamongan menuju Mojokerto, Jawa Timur terputus akibat dilanda banjir bandang. Dalam tayangan Liputan 6 Malam SCTV, Jumat (19/12/2014), sejumlah kendaraan yang melintas bahkan sempat mogok akibat mesinnya terendam air banjir.
Bersama warga, polisi mengingatkan para pengendara untuk berhati-hati saat melewati Jalan Raya Lamongan menuju Mojokerto di Desa Jatilangkir, Lamongan, Jawa Timur, pada Jumat 19 Desember malam.
Selain itu, beberapa pengendara juga diminta waspda saat berjalan di genangan air, karena yang mengalir di jalan raya masih cukup deras. Jalan utama ini tergenang air akibat diterjang banjir bandang.
Akhirnya beberapa pengendara memperlambat laju kendaraannya saat melewati genangan air, bahkan ada yang memilih mendorong kendaraan. Mereka khawatir busi kendaraannya basah karena melewati genangan air. Banjir bandang yang melanda kawasan ini terjadi setelah hujan deras mengguyur perbukitan, tidak jauh dari lokasi banjir. Meski hujan deras hanya berlangsung sekitar 2 jam, namun potensi banjir cukup besar apalagi kawasan ini tidak memiliki saluran pembuangan air yang memadai sehingga air tergenang di sejumlah titik. (Mar/Ali)
SUMBER

Usai Lebaran, Pabrik Baru Multi Bintang akan Dioperasikan


Liputan6.com, Jakarta - PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) akan mengoperasikan pabrik baru di Mojokerto, Jawa Timur, usai Lebaran. Peletakan batu pertama pabrik ini telah dilakukan sejak awal tahun lalu."Kami harapkan kalau bisa September ini, jadi akhir bulan Juli sudah bisa uji coba produksi," ujar Presiden Komisaris PT Multi Bintang Indonesia Cosmas Batubara di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, Rabu (11/6/2014).
Pabrik baru dengan nilai investasi sebesar Rp 210 miliar tersebut akan memproduksi minuman berkarbonasi non-alkohol. Pabrik ini berada dalam satu kawasan dengan pabrik minuman beralkohol yang sudah ada sebelumnya."Kita bangun pabrik di Mojokerto itu untuk memproduksi produk-produk Multi Bintang dan pabrik non alkohol seperti Green Sand," lanjutnya.Menurut Cosmas, dengan pembangunan pabrik ini, maka daerah wisata yang menjadi tujuan turis mancanegara seperti Bali akan lebih mudah dijangkau.
"Jadi nanti itu kalau berjalan lancar, kami bisa kasih suplai ke Bali dan Indonesia bagian timur, sehingga lebih mudah diangkutnya," katanya.
Selain di Mojokerto, Multi Bintang juga telah memiliki pabrik di Tangerang. Dengan pembangunan pabrik ini, maka pabrik di Tangerang tersebut nantinya akan fokus untuk memproduksi minuman non alkohol.
"Tangerang nanti hanya fokus ke non bir karena pabrik kami tidak telalu besar. Dulu ada dua unit yaitu bir biasa dan non alkohol. Tapi Pemerintah menganjurkan jangan disitu (Tangerang) sehingga kami pindah," lanjutnya.Saat ini, Multi Bintang memiliki kapasitas produksi minuman beralkohol sekitar 650 ribu hektor liter per tahun dan 150 ribu hektor liter per tahun untuk minuman non alkohol dengan jumlah tenaga kerja mencapai 500 orang. (Dny/Ahm)
 
Copyright © 2015 MOJOKLIK